Mengapa Setir Terasa Berat dan Kapan Harus Dicek

Mengapa Setir Terasa Berat dan Kapan Harus Dicek

10 Dec 2025 Views: 83 Category: Tips dan Trik

Setir yang tiba-tiba terasa lebih berat dari biasanya sering membuat pengemudi tidak nyaman, terutama saat harus bermanuver di kecepatan rendah atau ketika parkir. Kondisi ini tidak selalu menandakan kerusakan besar, tetapi bisa menjadi tanda awal bahwa ada komponen yang mulai melemah dan perlu diperiksa lebih cepat.


Salah satu penyebab paling umum adalah tekanan angin ban yang kurang. Ban yang lembek membuat beban kemudi meningkat sehingga setir terasa berat ketika diputar. Banyak pemilik mobil tidak menyadari perubahan ini karena terjadi perlahan, terutama jika mobil sering digunakan untuk jarak dekat atau membawa beban lebih berat dari biasanya.


Penyebab lain bisa berasal dari minyak power steering yang mulai berkurang. Jika cairan ini berada di bawah batas ideal, sistem kemudi tidak mendapatkan tekanan yang cukup untuk membantu meringankan putaran setir. Kadang tanda ini juga disertai suara mendengung ketika setir diputar penuh ke kiri atau kanan.


Ball joint, tie rod, atau komponen kaki-kaki yang mulai aus juga dapat membuat setir terasa lebih berat. Komponen ini bekerja keras setiap kali mobil melaju di jalan berlubang atau tidak rata. Jika kerusakannya dibiarkan, bagian lain bisa ikut terpengaruh dan perbaikan menjadi lebih besar.


Jika Anda berada di Purwokerto dan mulai merasakan perubahan pada setir mobil, pemeriksaan awal dapat dilakukan di bengkel mobil Otosolusi Purwokerto. Pengecekan ringan biasanya cukup untuk mengetahui apakah masalah berasal dari ban, cairan power steering, atau komponen kaki-kaki.


Dengan memahami penyebab setir berat dan melakukan pengecekan lebih awal, Anda dapat menjaga mobil tetap nyaman dikendarai tanpa menunggu kondisi memburuk.